RSS

Manajemen Produksi (23210895)

18 Des

Pertemuan ke 7

MANAJEMEN PRODUKSI

Perkembangan manajemen produksi

Sebagaimana telah di jelaskan pada pertemuan ke 5 (lima), Manajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses pengguna sumber daya organisasi lainnya untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah di tetapkan. Ilmu manajemen berkembang hampir seumur dengan lamanya manusia menghuni bumi ini. Banyak catatan membuktikan bahwa manajemen sudah di terapkan sejak jaman kuno. Penafsiran tulisan kuno di Mesir yang di perkirakan di tulis tahun 1300 sebelum masehi menunjukan bahwa organisasi dan administrasi negara telah di terapkan oleh para pelaksana negara pada zaman kuno.

Sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, bagian dari manajemen itu mengkhususkan diri untuk mengejar tujuannya masing-masing. Manajemen produksi termasuk ke dalam bidang manajemen  yang mengkhususkan tujuannya. Manajemen produksi berkembang mengikuti perkembangan konsumsi masyaakat terhadap produk yang di hasilkan.

 

Pengertian manajemen produksi

Manajemen produksi merupakan salah satu fungsi manajemen yang penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Kegiatan produksi yang buruk dapat juga berakibat pada rendahnya mutu produk atau jasa yang di hasilkan, peran manajemen produksi terasa sangat semakin penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Kegiatan produksi yang buruk mengakinatkan pemborosan dalam bentuk menumpuknya persediaan.

 

Pengertian Produksi

Produksi adalah kegiatan atau upaya menambah nilai guna pada suatu  barang atau jasa.produksi berkaitan dengan upaya-upaya pengaturan yang sifatnya mengubah, memproses satu bahan atau banyak bahan untuk menambah nilai kegunaan dan memperbanyak jumlahnya untuk kepentingan semua pihak yang memerlukannya.

 

Proses produksi

Ketika merancang sistem produksi, manajemen harus memepertimbsngksn proses produksi yang paling efisien. Misalnya apakah proses produksi memerlukan dukungan teknologi baru, atau cukup hanya dengan memodifikasi yang telah ada. Selain masalah efisiensi, proses produksi harus mampu memenuhi tuntutan dari rancangan produk. Sehingga produk yang di hasilkan nanatinya sesuai dengan yang di harapkan.

 

Pengambilan keputusan dalam menejemen produksi :

Dilihat dari kondisi keputusan yang harus diambil, dibedakan menjadi 4 bagian,yaitu:
1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
3. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan     lain.

Ø  Ruang lingkup manajemen produksi
*Perencanaan sistem produksi
*Perencanaan produksi
*Perencanaan lokasi produksi
*Perencanaan letak fasilitas produksi
*Perencanaan lingkungan kerja
*Perencanaan standar produksi

Ø  Hal-hal yang berhubungan dengan manajemen produksi
1) Manajemen merupakan salah satu fungsi utama
2) Harus dengan mempelajari manajemen produksi
3) Karena manajemen produksi merupakan bagian dari organisasi.

 

Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi dan operasi adalah:
a. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs).
b. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
c. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam satu dasar waktu atau tertentu.
d. Pengendaian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan.

 

Sistem operasi dan operasi

Ketika merancang sistem produksi, manajemen harus memepertimbangkan rancangan produk (jasa) volume produksi, proses produksi, lokasi dan tata letak, serta rancangan kerja.

 

Lokasi dan lay out pabrik

Sebelum memulai usaha, kita harus mengadakan survei pasar sehingga kia dapat menentukan tempat usaha yang strategis. Penentuan pabrik yang baik haruslah mempertimbangkan kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari.

Penepatan lokasi pabrik haruslah melihat lingkungan yang ada di sekitarnya karena semua akan mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan, dan kelangsungan hidupnya. Penetapan lokasi pabrik agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar, efektif dan efisien. Penentuan lokasi memperhatikan faktor biaya produksi & biaya distribusi barang yang dihasilkan & faktor lokasi sangat penting untuk menurunkan biaya operasi.

Tahap Pemlihan Lokasi Pabrik

  • Melihat kemungkinan beberapa alternatif daerah yang akan dipilih.
  • Melihat pengalaman orang lain dan pengalaman sendiri untuk menentukan lokasi pabrik.
  • Mempertimbangkan dan menilai alternatif pilihan yang menguntungkan.

 

Lay out pabrik merupakan pemetaan area yang di rancang sebagai tempat memproduksi suatu barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Lay out pabrik berfungsi sebagai pengalokasian tempat memproduksi dan pengelompokan produk yang sesuai dengan kategori yang di produksi. Adapun tujuan layout adalah untuk membantu para pegawai dalam mengatur produk yang akan dan yang telah di produksi.

 

 

Sumber :



 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 18, 2010 in Tugas Kampus

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: